Sabtu, Desember 17, 2011

Next Project

Oke. Proyek baru lagi. Sebuah cerpen sederhana yang masih dalam tahap penyelesaian. Cerpenku kali berbeda dengan cerpen-cerpenku yang sebelumnya. Klo cerpen-cerpenku yang kemarin, biasanya tu identik dengan cinta. Tapi kali ini beda. Tetep ada cintanya tapi gak banyak.
Aku kasih bocoran. Cerpenku kali ini bercerita tentang filsafat-filsafat kehidupan menurut pandangan seorang defender dari tim Janda Wonder. Filsafat-filsafat untuk para remaja. Weishhh... mantap...

Ini untuk pertama kalinya aku menulis cerpen tentang filsafat kehidupan. Biasanya, aku menulis cerpen tentang cinta, cinta dan cinta. Sekarang berbeda.
Cerita ini merupakan cerita yang bisa dibilang merupakan narasi. Cerita ini adalah cerita tentang hatiku yang berbicara dengan diriku. Ngerti gak? Klo kamu-kamu dah baca, pasti ngerti.
Cerpen ini aku tulis dengan bahasa yang sederhana, santai dan mudah diterima. Bahasa anak gaul gitu. Aku tak begitu banyak menggunakan kata-kata yang puitis. Males.
Aku harap, dengan cerpenku yang sederhana ini, aku bisa memberi sedikit nasihat kepada teman-temanku.

"Orang yang Pintar Adalah Orang yang Tahu kalau Dirinya Bodoh. Sedangkan Orang yang Bodoh Adalah Orang yang Tidak Tahu kalau Dirinya Pintar"
                                    (Gemo Gibran)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar