Sabtu, Mei 14, 2011

kehidupan


Gelisah


Dingin, panas, sejuk dan gelisah
Bercampur menjadi satu dalam lingkaran yang bernama perasaan
Tak bisa diungkapkan
Hanya bisa dirasakan
Tak berbentuk namun jelas adanya
Tersembunyi namun terlihat

            Ini bukanlah ilusi atau mimpi
            Ini adalah kenyataan

Aku berjalan melawan arah jarum jam
Selalu menginginkan masa lalu
Untuk bisa terulang kembali

            Pandanganku tak mampu menembus debu hitam masa lalu
            Aku tak bisa melihat cahaya masa depan
            Meskipun aku terus berjalan, namun tak terasa langkahnya
            Aku bergerak tapi tidak kemana-mana
            Tetap di tempat, meski sedang melangkah



Aku ingin mengejar
Namun aku terlambat
Pikiranku yang membuatku terlambat
           
Dimanakah jati diriku
            Kemanakah ia pergi

Kini aku harus mencari
Tempat persembunyian jati diriku
Agar aku tak lagi kalah
Kalah oleh kehidupan
           
           

2 komentar:

  1. Dema... kereeeen banget puisinya !!
    ayoo, teruslah berkarya Mr. Gibran Jr :D

    --Maido--

    BalasHapus